Monday, October 30, 2017

Ajakan Pemilih Cerdas Dalam Selembar Mural


Puluhan seniman mural muda berkumpul di hamalam Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Kudus, Minggu (29/10). Mereka masing-masing sibuk mencorat-coret papan tripleks di depannya.

BACA JUGA : Ada Sumur Tua Terbuat dari Gentong

Ada yang menggunakan cat, sebagian memilih bahan pylox untuk berkreasi. Peserta diberi waktu 3,5 jam untuk menuangkan ide dan gagasannya dalam bentuk mural pada selembar papan tripleks.

Duo Muh Firdaus (22) dan Abu Khoiri (24) menggambar karakter seorang remaja berpakaian trendi bersorak gembira sembari mengacungkan jari kelingkingnya yang telah dicelupkan ke tinta. Di belakangnya, rekan-rekannya juga bersorak tak kalah heboh.

Ada karakter kambing pada film “Shaun The Sheep” yang ikut nongol menunjukkan jari kelingkingnya. Aura kegembiraan usai hari pencoblosan itu terlukis jelas pada mural karya mereka.

Pada bagian atas, keduanya menulis pesan : “Ampun Golput Gan – Sist” (Jangan Golput Teman-teman – Red). Karya mural Firdaus dan Khoiri pun diganjar juara pertama Mural Competition bertema Pilkada yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesi (PWI) Kabupaten Kudus tersebut.


Komisioner KPU Kudus Divisi SDM dan Partisipasi Pemilih Eni Misdayani mengatakan, lomba mural yang diikuti sebanyak 27 orang peserta itu menjadi bagian dari sosialisasi Pilgub Jateng dan Pilkada Kudus, 27 Juni 2018 kepada para pemilih muda.

LIHAT VIDEONYA DI SINI

Media mural dipilih karena dekat dengan para pemilih muda. Saat ini semakin banyak generasi muda yang gemar corat-coret dinding di pinggir jalan. Melihat itu, KPU berinisiatif mewadahi bakat generasi muda tersebut melalui lomba mural bertema Pilkada.

Selain bisa menyalurkan hobinya, peserta pun bisa menyabet piala dan hadiah uang tunai. Hasil muralnya akan menjadi bahan sosialisasi dalam Pilkada serentak yang akan dipasang di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus.

Dengan munculnya media sosialisasi berupa mural, diharapkan bisa lebih menggerakkan hati masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilgub Jateng dan Pilbup Kudus 2018. Terlebih mural yang dikerjakan peserta menggambarkan ajakan untuk menolak golput, politik uang, dan menggerakkan pemilih cerdas.

Sementara itu, animo kalangan muda untuk mengikuti lomba murah cukup tinggi. Panitia membolehkan peserta mengerjakan muralnya sendirian atau berkelompok maksimal tiga orang. Muhammad Rizqi Ramadhan (21), peserta asal Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae mengaku tertantang membuat mural dengan tema khusus Pilkada pada selembar tripleks.

Ia mengaku biasa membuat mural dengan tema-tema sosial di tembok-tembok di pinggir jalan. Lomba mural ini menjadi terobosan baru dalam menggaet anak-anak muda untuk semakin melek politik.

2 comments: