Rabu, 01 Mei 2019

Serunya Naik Perahu Keliling Bendungan Logung



SUDAH pernah mencoba berwisata naik perahu keliling Bendungan Logung? Kalau belum, segeralah meluncur ke waduk di Kabupaten Kudus yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pati.

Sudah ada lima perahu yang dioperasikan warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Dengan membayar tiket Rp 10 ribu, pengunjung bakal diajak berkeliling Bendungan Logung.

Libur Hari Buruh, Rabu (1/5/2019) tak bakal dilupakan Yustina dan keluarganya. Rasa penasarannya muncul saat membuka media sosial di ponselnya. “Begitu lihat ada foto perahu wisata di Bendungan Logung, saya langsung mengajak keluarga mencobanya,” katanya.

Tak sia-sia, ia pun puas berkeliling Bendungan senilai Rp 620 miliar yang dibangun sejak tahun 2014 lalu. Ia pun berencana mengajak anggota keluarga dan teman-temannya yang lain untuk menjajal serunya naik perahu keliling Bendungan Logung.

Bendungan seluas 5.300 hektare lebih itu berada di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe dan Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo. Dibangun Pemerintah Pusat tahun 2014, bendungan rampung pada 2018. Bangunan utama Bendungan Logung dirancang sepanjang 350 meter dengan ketinggian 55 meter. Dengan areal seluas itu, kapasitas air mencapai 20,15 juta meter kubik.

BACA JUGA : 

Selain untuk keperluan irigasi dan bahan baku air PDAM, Bendungan Logung juga rencananya memang akan digunakan untuk destinasi wisata. Meski belum secara resmi dibuka, warga Desa Kandangmas sudah mulai mengoperasikan perahu wisata.

Lukman, salah seorang pengelola perahu wisata menuturkan, wisata air di Bendungan Logung mulai dibuka seminggu terakhi. Setiap hari puluhan pengunjung menjajal berkeliling Bendungan Logung dengan naik perahu wisata yang dikelolanya bersama warga lain.

Pada hari libur 1 Mei 2019, jumlah pengunjung mencapai 200 orang. Saat ini baru ada empat perahu yang dioperasikan. Rencananya akan di tambah hingga 15 perahu. Perahu wisata itu dibuat sendiri oleh warga.

Biaya pembuatan mencapai Rp 10 juta – Rp 12 juta. Perahu mampu menampung hingga sepuluh orang. Dengan tarif Rp 10 ribu untuk orang dewasa dan Rp 5 ribu untuk anak-anak, pengunjung diajak berkeliling sekitar 15 menit – 20 menit.

Meski masih serba terbatas, pengunjung cukup antusias menjajal destinasi wisata baru di Kabupaten Kudus itu. Tak hanya warga Kandangmas, Warga di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo juga bersiap-siap membuka destinasi wisata Bendungan Logung.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tanjungrejo Cristian Rahardianto menuturkan, pihaknya bekerjasama dengan Perhutani telah membersihkan lahan yang rencananya akan digunakan untuk objek wisata.

Wisatawan mencoba perahu wisata di Bendungan Logung

Selain perahu, nanti juga bakal ada permainan bebek air, hingga arena selfie dan rumah makan apung. Pengelolaan Bendungan Logung memang belum dibuka secara resmi. Namun, pengelola bendungan sampai saat ini tidak melarang warga membuka objek wisata dengan memanfaatkan Logung.

Cristian yang menjadi ketua Pokdarwis selalu diajak berkomunikasi dengan pengelola perahu wisata di Desa Kandangmas. “Saat ini memang belum dibuka secara resmi. Pengelola wisata di Kandangmas juga berkomunikasi dengan kami. Yang penting kami tekankan untuk mengutamakan keselamatan pengunjung,” katanya.




.

0 komentar:

Posting Komentar